Bola.com on NOBARTV.LIVE -

6 Duel Menarik dalam ONE Championship Legendary Quest di Shanghai

Atlet asal Kamboja, “Muay Thai Boy” Zhang Chenglong, juga sedang mengincar gelar Juara Dunia ONE. Juara Dunia Top King Muay Thai ini terlebih dahulu mendominasi juara Kun Khmer Kong Sambo di ajang ONE: CALL OF GREATNESS bulan Februari.

Zhang membawa gaya bertarung yang berbeda ke dalam ring, dimana ia dapat beradaptasi dengan mudah dan menemukan solusi untuk mengatasi serangan Kong, walaupun ia kalah cepat untuk mendominasi di babak awal.

Akhirnya, perwakilan Shengli Fight Club ini mampu mendapatkan nilai tinggi dan mulai meningkatkan tekanan dengan kombinasi tendangan dan serangan lutut. Zhang akan kembali ke Tiongkok untuk menghadapi Tyler Hardcastle pada tanggal 15 Juni.

3. Penampilan Menakjubkan Dari Tarik Khbabez

Beberapa waktu lalu, Tarik Khbabez dan Andrei “Mister KO” Stoica sempat berhadapan dalam turnamen kickboxing ONE Super Series. Dua mantan pesaing dalam SUPERKOMBAT World Champion ini kembali memperebutkan posisi terbaik di ONE saat itu.

Awalnya, Tarik membutuhkan waktu lebih untuk masuk ke irama pertandingan selagi Andrei terlebih dahulu menyerang.

Pendekatan tersebut terbukti sukses bagi Tarik, karena ia mampu mencetak angka secara konsisten dengan pukulannya selagi mengalahkan senjata terbaik Andrei – tendangan roundhouse dan pukulan lurus yang cukup jauh.

Saat ini, Tarik adalah salah satu dari petarung terdepan yang akan memperebutkan gelar juara dunia dalam divisi light heavyweight, dan mungkin akan mandapatkan kesempatan itu jika mampu mengalahkan Anderson “Braddock” Silva di ONE: LEGENDARY QUEST.

4. Kembalinya Chen Lei

Atlet asal Tiongkok “Rock Man” Chen Lei memang luar biasa, terbukti dari kemenangannya dalam ajang ONE: SPIRIT OF A WARRIOR di Yangon, Myanmar lalu. Pegulat divisi bantamweight ini saat itu berhadapan dengan Ahmed “Lycan” Qais Jasoor dari Afganistan.

Sempat kesulitan pada awal pertandingan, ketika Ahmed menyarangkan pukulan kanan yang telak pada ronde pembuka, “Rock Man” tidak langsung terjatuh dan mampu bertahan di atas kanvas. Ia lalu menggunakan kemampuan grappling-nya pada ronde-ronde berikutnya, dan menang TKO.

Tantangan berikutnya bagi Chen adalah seorang atlet unggulan Indonesia, Anthony “The Archangel” Engelen, yang adalah seorang grappler mumpuni dan sempat mencetak KO dalam waktu 39 detik.

Berita terkait